Langsung ke konten utama

Femax Bantu Industri Hemat Energi

Oleh Intaningrum
Harian Jogja

“Kalau tanpa Femax, ketika listrik mati dan memanfaatkan genset, ongkos produksi bias membengkak. Alat ini pun memiliki masa pakai cukup lama yakni sekitar 7 tahun.” Jelasnya.

Sistem kerja alat ini, mengubah bahan bakar dari yang kualitas biasa menuju karburator lewat Femax dan akan menghasilkan bahan bakar dengan kualitas lebih tinggi. Metode alat ini menggunakan magnetic permanent dan electric heater.

“Kerea api jurusan Semarang –Jakarata juga sudah pakai alat ini untuk menghemat penggunaan genset AC,” akunya.

Tidak hanya digunakan untuk menghemat genset pada alat produksi di industri, namun Femax juga telah dikembangkan pada alat penghemat gas elpiji, alat penghemat listrik, pengaman regulator gas, dan alarm deteksi kebocoran gas.

“Harganya masih cukup terjangkau. Untuk Femax khusus industri, dengan ukuran yang lebih besat dapatok dengan harga Rp 1,5 juta.” Ujarnya.
JOGJA: Femax sebagai sebuah teknologi penghemat bahan bakar diharapkan mampu menjadi solusi bagi kalangan industri di tengah wacana pembatasan bahan bakar.

“Teknologi yang sudah diteliti sejak 1997 ini awalnya digunakan para pemilik sepeda motor dan mobil untuk menghemat penggunaan bahan bakar. Namun, kami juga sudah mulai menyasar kalangan industri,” ujar Marketing Director Femax, Joko Istiyanto, saat ditemui dikantornya Jalan Karangmalang Ao4, Senin (4/4).

Menurutnya, alat ini cocok untuk digunakan kalangan industri, terlebih ketika supply tenaga listrik dari PLN yang sering byar pet cukup mengganggu proses produksi. Bagi pelaku indistri yang telah memiliki generator set yang menggunakan bahan bakar solar, bias lebih hemat 20%-30%.

Komentar

  1. layanan Jogja: 0274-580520, klaten: 0272-323027, solo: 02719120999

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Seleksi Pemuda Pelopor Nasional

  Proses Seleksi Pemuda Pelopor Nasional Program Pemuda pelopor adalah sebuah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk mencari pemuda-pemudi berusia 16 hingga 30 tahun yang memiliki jiwa kepeloporan dan kepemimpinan, serta telah menunjukkan karya nyata di berbagai bidang seperti pendidikan, sosial dan budaya, pengelolaan sumber daya alam, lingkungan dan pariwisata, pangan, serta inovasi teknologi. Seleksi ini dilakukan secara berjenjang melalui tiga tahap utama: tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, dengan pengumuman pemenang pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai tahapan proses seleksi: 1. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota Tahap awal ini merupakan pintu masuk bagi pemuda dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kompetisi. Peserta dapat dinominasikan oleh pihak tertentu atau mendaftar secara mandiri. Seleksi di tingkat ini biasanya melibat...

Bersama Pilot Icelandic Air Pengguna Femax dari Negara Islandia

Mr.Jon gunnarrson dan Mr.Joko Femax  

Proses Mendapat Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia

  Bagaimana Proses Mendapat Predikat Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia ? Oleh   Joko “Femax” Istiyanto (Kreator Produk Femax & Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kab.Klaten)   Pendaftaran : Daftar di situs resmi seperti https://katakreatif.kemenparekraf.go.id Pengisian Borang : Isi formulir oleh pemerintah, bisnis, komunitas, dan akademisi. Verifikasi Lapangan : Tim Kemenparekraf melakukan uji petik di lokasi. Evaluasi dan Pengumuman : Juri menilai dan mengumumkan kabupaten/kota kreatif. Penjelasan Proses Untuk menjadi kabupaten/kota kreatif, daerah harus mengikuti program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang dikelola Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Proses dimulai dengan pendaftaran di situs resmi, diikuti pengisian borang oleh berbagai pemangku kepentingan untuk menilai ekosistem ekonomi kreatif lokal. Setelah itu, ada verifikasi lapangan atau uji petik untuk memastikan data yang ...